Penyakit Campak

Penyakit campak – semua orang pasti mengetahui apa itu campak. pada dasarnya campak itu adalah penyakit kulit yang terjadi dibagian kulit tubuh. vaksin itu dalam mencegah terjadinya penyakit yang masuk kedalam tubuh kalian, itu memang penting sekali dilakukan, dan campak ini juga termasuk untuk bisa vaksin. banyaknya penyakit yang ada, campak ini dikategorikan termasuk penyakit yang bisa menular pada orang lain, atau menyebarnya pada bagian anggota tubuh lain. semua penyakit pasti mempunyai gejalanya, berikut juga dengan campak yang memiliki gejala yang nantinya akan kami tuangkan dibawah dengan lengkap. penyebaran virus, lalu menyebarkan itu termasuk dari penyebab campak.

Penyakit Campak Atau Tampek

penyakit campak

Penderita campak itu harus cepat mengambil tindakan yang tepat, agar tidak semakin banyak. yang salah salah satunya bisa memakai wortel cara menggunakan wortel ini bisa dengan diblender atau dikonsumsi langsung. tetapi dalam melakukan pengobatan dapat dilakukan dengan cara lain, yang caranya bisa dengan melakukan obat dari resep dokter yang nantinya juga akan diberikan salep untuk campak.  hanya disayangkan pengobatan ini membutuhkan biaya yang cukup mahal dibandingkan dengan memakai obat obattan yang terbuat dari bahan bahan herbal. anak anak, orang dewasa, orang tua dan bahkan balita bisa mengalami campak. dan yang paling sering terkena adalah pada anak anak dan balita.

Gejala penyakit campak 

Kalian harus mengetahui apa saja gejala dari penyakit campak yang akan dialaminya nanti. gejalanya seperti yang ada dibawah ini.

  • Muntah

Umumnya orang yang mengalami muntah awalnya pasti mual yang akan dirasakan. dan ini termasuk dari gejala penyakit campak yang nantinya akan dialaminya. makannya bagi kalian yang mengalami penyakit ini harus segera melakukan tindakan atau penanganan yang tepat dan cepat, agar campak ini tidak menjalar pada tempat yang lain, yang bisa menutupi tubuh dengan bintik bintik merah. jika kalian sudah mengetahui semunya, kalian nantinya akan berwaspada dan berhati hati terhadap penyakit ini, agar tidak terjadi pada dirinya masing masing. muntah ini bisa diatasi dengan ramuan yang herbal, yang tidak mengandung efek samping dalam menggunakannya. muntah muntah bisa membuat tubuh kalian menjadi lemas dan susah untuk melakukan kegiatan apapun.

  • Nafsu makan berkurang

Kehilangan nafsu makan itu bisa membuat tubuh menjadi lemas dan tidak berdaya. energi yang dicerna oleh tubuh juga tidak ada, dan kalian harus bisa menanganinya jika mengalami gejala penyakit campak ini. sebenarnya bukan hanya penyakit ini saja yang akan dialaminya, tetapi ada jenis gejala gejala lain yang nantinya akan dialaminya. berkurangnya nafsu makan itu, bisa berakibat buruk untuk tubuh dan sakit maag serta sakit lambung pun juga akan dialaminya nanti. siapa saja bisa mengalami nya dari mulai usia muda hingga usia tua akan mengalaminya. jika tidak ingin mengalami seperti ini, bisa kalian menjaga diri kalian dengan baik baik dan hiduplah sehat agar virus tidak menjalar pada tubuh kalian, yang campak ini bisa terjadi karena virus atau bakteri. harus juga memperbanyak minum air putih, yang air putih ini sangat bagus untuk dikonsumsi.

  • Loyo

Lemes sama saja dengan loyo yang artinya tidak ada tenaga untuk menjalankan kegiatan atau aktivitas apapun. gejala penyakit campak bisa mengalami loyo. orang yang mengalami gejala ini, bisa disebabkan oleh apa saja. kurangnya makan, istirahat dan lain lain dapat mengakibatkan keloyoan pada tubuh. lesung, letih, lunglai itu sepaket dengan loyo. dari mulai anak anak sampai orang dewasa juga bisa bisa mengalaminya tanpa ada batasan usia atau umur sekalipun. oleh karena itu, jagalah diri kalian baik baik, agar tidak mudah mengalami penyakit ini, yang nantinya penyakit ini bisa menularkan pada orang yang ada disekitar.

  • Sakit tubuh

Orang yang mengalami sakit pada bagian tubuh pasti akan merakan pegal pegal yang sangat luar biasa, dan inilah yang dialami oleh gejala penyakit campak oleh siapa pun. biasanya jika mengalami kesakitan pada bagian tubuh akan melakukan urut pada tukang pijat yang sudah ahli, jika belum akan berakibat fatal. yang nantinya akan salah urat. apabila tidak ingin mengalami hal seperti ini, kalian bisa dengan menjalankan pola hidup sehat dan banyak banyak bergerak.

  • Nyeri tubuh

Sakit dan nyeri tubuh itu beda tipis. yang sama sama dialami pada bagian tubuh, dan ini bisa dijadikan gejala penyakit campak yang akan terjadi. selain nyeri, da gejala gejala lain yang nantinya akan dialaminya, dan kalian harus tahu itu semua, agar campak ini dapat dicegah dengan tepat. yang nantinya penyakit campak ini bis terjadi pada anak dan dewasa. gejala ini termasuk dari gejala yang ringan, yang gampang  diatasi.

Sakit akan terjadi jika kalian yang mengalami batuk kering, yang sakitnya akan terjadi pada bagian tenggorokan. kondisi ini tergolong gejala penyakit campak yang terjadi. batuk dapat digolongkan menjadi beberapa jenis, ada batuk berdahak dan batuk berdarah. bukan hanya batuk saja yang akan dialami pada penderita campak, tetapi juga bisa mengalami yang namanya sakit pada bagian tenggorokan.

Penyakit Campak

Posted in Penyakit Campak | Leave a comment

Penyebab Penyakit Campak

Penyebab Penyakit Campak – Penyakit Campak atau disebut juga Rubeola, Campulak 9 hari, measles dan dibeberapa daerah disebut sebagai tampulek, dabaken atau morbili adalah suatu penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus. Campak sangat menular dan gejalanya ditandai dengan demam, batuk, konjungtivitis (peradangan selaput ikat mata/konjungtiva) dan ruam kulit. Penyebab penyakit ini adalah karena infeksi virus campulak golongan Paramixovirus.

Penyakit Campak Atau Tampek

Penyebab Penyakit Campak

Campak adalah penyebab penyakit campak sangat menular dengan gejala prodromal seperti demam, batuk, coryza/pilek, konjungtivitis dan bintik-bintik kecil dengan bagian tengah berwarna putih atau putih kebiru-biruan dengan dasar kemerahan di daerah mukosa pipi (bercak koplik). Tanda khas bercak kemerahan dikulit timbul pada hari ketiga sampai ketujuh, dimulai di daerah muka, kemudian menyeluruh, berlangsung selama 4-7 hari, dan kadang-kadang berakhir dengan pengelupasan kulit berwarna kecoklatan.

Penyakit ini menular melalui udara ataupun kontak langsung dengan penderita, seperti melalui percikan ludah penderita campulak. Penderita bisa menularkan infeksi ini dalam waktu 2-4 hari sebelum timbulnya ruam kulit dan 4 hari setelah ruam kulit ada. Jika seseorang pernah menderita campulak, maka biasanya dia akan kebal terhadap penyebab penyakit campak.

Gejala Penyakit Campak

Gejala campak akan mulai timbul dalam waktu 7-14 hari setelah terinfeksi, dengan gejala-gejala seperti :

  1. Panas badan
  2. Nyeri tenggorokan
  3. Hidung meler 
  4. Batuk 
  5. Bercak Koplik
  6. Nyeri otot
  7. Mata merah

Kemudian 2-4 hari muncul bintik putih kecil di mulut bagian dalam (bintik Koplik). Ruam atau kemerahan di kulit yang terasa agak gatal, ini muncul 3-5 hari setelah timbulnya gejala diatas. Ruam ini bisa berbentuk makula (ruam kemerahan yang mendatar) maupun papula (ruam kemerahan yang menonjol). Pada awalnya ruam tampak di wajah, yaitu di depan dan di bawah telinga serta di leher sebelah samping. Dalam waktu 1-2 hari, ruam menyebar ke batang tubuh, lengan dan kaki, sedangkan ruam di wajah mulai memudar.

Penyebab penyakit campak, penderita akan merasa sangat sakit, ruamnya meluas serta suhu tubuhnya mencapai 40° Celsius. 3-5 hari kemudian suhu tubuhnya turun, penderita mulai merasa baik dan ruam yang tersisa segera menghilang.

Gejala lain seperti demam, kecapaian, pilek, batuk dan mata yang radang dan merah selama beberapa hari diikuti dengan ruam jerawat merah yang mulai pada muka dan merebak ke tubuh dan ada selama 4 hari hingga 7 hari.

Penyebab Penyakit Campak

Penyebab Campak ini adalah sejenis virus yang disebut dan masuk dalam golongan Paramyxovirus. Dalam genus Morbillivirus. Cara penularan campak adalah infeksi droplet udara (air borne disease) menempel dan berbiak. Infeksi mulai saat orang yang rentan menghirup percikan mengandung virus dari secret nasofaring pasien campak. Droplet udara maksudnya adalah melalui percikan ludah dari hidung, mulut maupun tenggorokan penderita campak.

Cara Mengobati Campak

  1. Baking soda dan oatmeal

Cara mengobati campak secara alami berikutnya yang dapat Anda lakukan adalah dengan menggunakan baking soda. Cara penggunaanya adalah dengan menerapkan campuran baking soda dengan air untuk dijadikan media mandi. Oatmeal juga dapat dijadikan cara yang efektif untuk mengurangi dan mengobati campak. Anda dapat mencampurkan air mandi dengan satu atau dua cangkir oatmeal. Nantinya oatmeal berguna untuk membantu Anda menghilangkan rasa gatal gatal akibat campak.

  1. Biji Terong

Biji terong dapat Anda jadikan cara mengobati campak secara alami. Obat alami ini dapat meningkatkan kekebalan tubuh terhadap penyakit campak. Anda dapat mengkonsumsi biji terong ini setiap hari selama tiga hingga lima hari.

  1. Jus Jeruk

Selain lemon, ternyata jeruk segar yang dibuat jus dan dikonsumsi sebanyak dua kali sehari juga dapat dijadikan cara yang ampuh untuk mengobati campak. Anda dapat mengkonsumsi jus jeruk sekitar dua hingga tiga kali setiap harinya. Selain untuk mengobati campak, jeruk juga baik untuk meningkatkan kekebalan tubuh.

Pencegahan Penyakit Campak

Cara terbaik mencegah terkena campak adalah dengan menerima imunisasi sejak kecil. Terdapat dua pilihan untuk vaksinasi campak. Vaksin khusus campak saja diberikan pada umur 9 bulan, 2 tahun dan 6 tahun. Ini adalah jenis vaksin campak yang masuk dalam imunisasi wajib berdasarkan saran pemerintah. Sedangkan vaksinasi campak yang tergabung dalam vaksin MMR, diberikan pada umur 15 bulan dan sekali lagi di antara umur 5-6 tahun.Vaksinasi MMR adalah vaksin gabungan untuk campak, gondongan, dan campak Jerman.

Seorang bayi yang baru lahir akan memiliki antibodi terhadap campak jika sang ibu pernah menderita campak atau telah menerima vaksinasi campak sebelum hamil. Antibodi ini akan memberi perlindungan untuk beberapa bulan pertama. Maka vaksin khusus campak atau MMR diberikan saat bayi berusia di atas setengah tahun.

Kedua jenis vaksinasi campak tidak direkomendasikan untuk wanita dalam keadaan hamil yang belum terlindungi dari campak. Tapi bagi wanita yang ingin hamil dan belum pernah terkena campak, dia bisa diberi vaksinasi campak. Temui dokter untuk mendapatkan informasi lebih banyak tentang campak dan dampaknya pada wanita hamil.

Campak sangat mudah menular. Jika Anda menderita campak, hindari pusat keramaian setidaknya empat hari setelah kemunculan ruam campak pertama kalinya. Hal ini penting dilakukan agar tidak terjadi penyebaran infeksi kepada orang lain. Hindari kontak langsung dengan orang-orang yang rentan terhadap infeksi virus ini seperti balita, anak kecil, dan wanita hamil.

Penyebab Penyakit Campak

Posted in Penyakit Campak | Leave a comment

Gejala Penyakit Campak Pada Anak

Gejala Penyakit Campak Pada Anak – gejala penyakit campak pada anak adalah beberapa tanda tanda atau ciri ciri yang bisa menyebabkan penyakit ini terjadi. Campak adalah jenis penyakit yang terjadi pada bagian kulit tubuh atau badan. Penyebab campak adalah adanya bakteri, kuman atau virus yang menyerang pada tubuh. Campak ini, bisa terjadi pada siapa saja, baik anak anak atau pun dewasa.

penyakit-campak

Cara mencegah penyakit campak adalah melakukan imunisasi dan mengkonsumsi air putih yang cukup. Lalu ada juga gejala penyakit campak pada anak anak. Obat campak ini, juga bisa dengan menggunakan bahan bahan yang tradisional, salah satunya dengan menggunakan akar alang alang.

Gejala Penyakit Campak Pada Anak 

Selain dengan pernyataan yang tertera diatas, ada beberapa gejala penyakit campak pada anak anak. Dan berikut beberapa gejala nya adalah :

Gejala penyakit campak pada anak adalah akan mengalami penyakit diare. Penyakit diare adalah bisa dialami pada siapa saja, bagi yang sudah pernah mengalami campak. Penyakit diare ini, adalah penyakit yang terjadi pada bagian pencernaan. Jenis gejala inilah yang bisa menyebabkan campak ini datang dan muncul. Oleh karena itu, Anda harus bisa menjaga kesehatan dan kebersihan tubuh atau badan dengan benar, agar tidak mengalami campak dengan mudah. Yang umumnya, penyakit ini, bisa menjalar ke tubuh lain, bahkan bisa menularkan pada siapa saja, apabila tidak diatasi atau ditangani dengan tindakan atau penanganan yang tepat dan cepat.

  • Mual dan muntah

Gejala penyakit campak pada anak adalah akan mengalami rasa ingin muntah. Muntah muntah ini, akan dialami pada siapa saja, bagi yang sudah pernah mengalami campak. Jenis gejala inilah yang bisa menyebabkan campak ini datang dan muncul. Oleh karena itu, Anda harus bisa menjaga kesehatan dan kebersihan tubuh atau badan dengan benar, agar tidak mengalami campak dengan mudah. Yang umumnya, penyakit ini, bisa menjalar ke tubuh lain, bahkan bisa menularkan pada siapa saja, apabila tidak diatasi atau ditangani dengan tindakan atau penanganan yang tepat dan cepat.

  • Nyeri pada tubuh

Gejala penyakit campak pada anak adalah akan mengalami rasa nyeri pada bagian otot otot atau sendi. Rasa nyeri atau sendi ini, akan dialami pada siapa saja, bagi yang sudah pernah mengalami campak. Jenis gejala inilah yang bisa menyebabkan campak ini datang dan muncul. Oleh karena itu, Anda harus bisa menjaga kesehatan dan kebersihan tubuh atau badan dengan benar, agar tidak mengalami campak dengan mudah. Yang umumnya, penyakit ini, bisa menjalar ke tubuh lain, bahkan bisa menularkan pada siapa saja, apabila tidak diatasi atau ditangani dengan tindakan atau penanganan yang tepat dan cepat.

Gejala penyakit campak pada anak adalah akan mengalami sakit tenggorokan. Sakit pada bagian tenggorokan ini, akan dialami pada siapa saja, bagi yang sudah pernah mengalami campak. Jenis gejala inilah yang bisa menyebabkan campak ini datang dan muncul. Oleh karena itu, Anda harus bisa menjaga kesehatan dan kebersihan tubuh atau badan dengan benar, agar tidak mengalami campak dengan mudah. Yang umumnya, penyakit ini, bisa menjalar ke tubuh lain, bahkan bisa menularkan pada siapa saja, apabila tidak diatasi atau ditangani dengan tindakan atau penanganan yang tepat dan cepat.

  • Penurunan nafsu makan

Gejala penyakit campak pada anak adalah akan mengalami nafsu makan yang hilang. nafsu makan yang hilang ini, akan terjadi pada siapa saja, bagi yang sudah mengalami campak. Jenis gejala inilah yang bisa menyebabkan campak ini datang dan muncul. Oleh karena itu, Anda harus bisa menjaga kesehatan dan kebersihan tubuh atau badan dengan benar, agar tidak mengalami campak dengan mudah. Yang umumnya, penyakit ini, bisa menjalar ke tubuh lain, bahkan bisa menularkan pada siapa saja, apabila tidak diatasi atau ditangani dengan tindakan atau penanganan yang tepat dan cepat.

Gejala penyakit campak pada anak adalah akan mengalami batuk kering. Batuk kering ini, akan mengalami pada siapa saja, bagi yang sudah pernah mengalami campak. Jenis gejala inilah yang bisa menyebabkan campak ini datang dan muncul. Oleh karena itu, Anda harus bisa menjaga kesehatan dan kebersihan tubuh atau badan dengan benar, agar tidak mengalami campak dengan mudah. Yang umumnya, penyakit ini, bisa menjalar ke tubuh lain, bahkan bisa menularkan pada siapa saja, apabila tidak diatasi atau ditangani dengan tindakan atau penanganan yang tepat dan cepat.

  • Sensitif dengan cahaya

Gejala penyakit campak pada anak adalah pada sinar cahaya akan mengalami kesensitifan. Kesensitfan pada cahaya ini, akan terjadi pada siapa saja, bagi yang sudah pernah mengalami campak. Jenis gejala inilah yang bisa menyebabkan campak ini datang dan muncul. Oleh karena itu, Anda harus bisa menjaga kesehatan dan kebersihan tubuh atau badan dengan benar, agar tidak mengalami campak dengan mudah. Yang umumnya, penyakit ini, bisa menjalar ke tubuh lain, bahkan bisa menularkan pada siapa saja, apabila tidak diatasi atau ditangani dengan tindakan atau penanganan yang tepat dan cepat.

Gejala Penyakit Campak Pada Anak 

Posted in Penyakit Campak | Tagged , , , , | Leave a comment

Gejala Campak

Gejala Campak – Campak merupakan penyakit yang banyak dialami oleh anak anak. penyebab utama dari penyakit campak yaitu virus, karena anak anak yang terinfeksi virus salah satu penyakit yang bisa dialami campak. Karena penyakit campak di sebabkan oleh virus, maka dari itu penyakit campak merupakan penyakit yang menular, jika virus nya berpindah pada orang lain. Infeksi virus yang menyebabkan penyakit campak juga tidak akan langsung menimbulkan gejala setelah masuk ke dalam dalam tubuh, karena infeksi virus penyakit campak cukup lama yaitu sekitar dua pekan setelah infeksi virus, baru akan muncul gejala campak pada anak. penyakit campak lebih mudah untuk dialami pada anak yang berumur kurang dari lima tahun, karena imun tubuh nya masih sangat lemah.

penyakit campak

penyakit campak

Gejala Campak

Infeksi penyakit campak memang cukup lama sehingga akan sulit untuk di ketahui pada awal infeksi tubuh. setelah karena virus penyakit campak bisa bertahan cukup alam di luar tubuh, dan bisa menempel pada benda apapun, sehingga penularan penyakit campak sangat mudah. jika menyentuh benda yang terdapat virus penyakit campak, dan menyentuh tubuh maka akan dengan mudah virus tersebut menginfeksi tubuh. selain penularan dengan benda yang terdapat virus, penyakit campak akan lebih mudah lagi jika keluar dari mulut atau hidung penderita campak dan masuk ke dalam tubuh melalui saluran pernafasan untuk menginfeksi tubuh, dan berikut gejala campak yang akan terjadi :

  • Mata merah

Gejala campak pada awal terjadi maka akan membuat mata menjadi merah. Mungkin jika orang tua yang belum tau gejala campak maka akan menanggapi mata merah dengan sakit mata biasa, sehingga di berikan obat mata bukan obat campak. Selain itu mata merah juga bisa membuat anak anak selalu menangis.

  • Sakit tenggrokan

Sakit tenggorokan dan juga batuk kering akan dialami oleh anak yang terinfeksi oleh virus campak. Sakit tenggorokan dan juga batu memang merupakan gejala flu, sehingga banyak orang tua yang masih belum menyadari jika gejala campak telah dialami oleh anak nya.

  • Demam

Peningkatan suhu badan merupakan salah satu gejala campak lanjutan dari sebelum nya. demam akan bertahan dua hingga tiga hari jika tidak segera diobati dengan baik. gejala campak seperti ini memang sama hal nya dengan gejala penyakit pada umum nya, sehingga masih banyak yang belum menyadari nya.

  • Kondisi tubuh yang lemah

Anak anak yang terinfeksi oleh virus penyakit campak juga akan terlihat lebih diam dan juga tidak banyak bergerak pada saat bermain. Karena pada gejala campak akan membuat tubuh menjadi lemas atau pun lemah. Sehingga tidak dapat bersemangat untuk bermain dengan ceria.

  • Nyeri sendi

Nyeri sendi pada anak anak merupakan salah satu gejala campak juga. anak anak sudah akan merasakan tubuh yang lemas, dan tubuh nya juga akan terasa sakit ketika di gunakan sehingga akan lebih banyak menangis dari pada biasa nya.

  • Penurunan nafsu makan

Pada gejala campak anak anak juga cenderung tidak mau makan atau tidak lahap makan seperti kondisi biasa nya. karena jika sakit campak maka akan terjadi penurunan nafsu makan pada anak anak.

  • Diare

Penyakit diare di sertai dengan mual dan juga muntah merupakan gejala campak juga. sehingga tubuh anak akan semakin lemas jika terjadi mual muntah, dan juga diare yang terjadi secara bersamaan.

  • Ruam merah

Anak anak yang menderita penyakit campak juga akan memiliki ruam merah pada kulit nya, seperti hal nya sedang mengalami sakit kawasaki,namun ruam merah pada penyakit campak akan lebih ringan. Ruam merah untuk awal muncul ada di bagian tangan, dan lama kelamaan akan menyebar ke seluruh bagian tubuh yang akan memerah.

Pencegahan Campak

Penyakit campak bisa sembuh dengan mudah dengan mengatasi infeksi di dalam tubuh akibat virus. Cara mengatasi nya bisa di lakukan suntik vaksin agar virus bisa mati secara keseluruhan. Dan akan lebih baik jika penyakit campak tidak di alami oleh anak anak, karena gejala campak yang akan sangat menyiksa dan mengganggu anak sehingga akan sering menangis untuk menahan rasa sakit akibat gejala campak. Oleh sebab itu untuk anak anak yang masih sehat dan belum pernah mengalami campak maka bisa melakukan pencegahan penyakit campak.

Penyakit campak sangat mudah untuk di cegah jika melakukan imunisasi. Imunisasi campak sebenar nya telah menjadi imunisasi yang wajib untuk di lakukan, karena penyakit campak cukup serius, sehingga proses imunisasi harus di lakukan bertahap selama tiga kali, pada usia yang berbeda beda. Karena anak anak yang menderita penyakit campak akan tidak melakukan imunisasi yang lengkap atau tidak melakukan imunisasi sama sekali sehingga tidak ada yang melindungi tubuh dari serangan virus campak.

Jika melakukan imunisasi campak maka bukan hanya terhindar oleh penyakit campak tetapi juga akan terhindar dari penyakit gondongan. Jika telah melakukan imunisasi pada anak, maka sebaik nya nutrisi yang akan di berikan untuk anak juga harus di perhatikan, sehingga anak anak akan memiliki imun tubuh yang kuat juga untuk melindungi tubuh.

Gejala Campak

Posted in Penyakit Campak | Tagged , , , | Leave a comment

Gejala Penyakit Campak

Gejala penyakit campak – gejala penyakit campak . Gejala penyakit campak adalah tanda tanda dengan datangnya penyakit campak ini. Penyakit ini biasanya daialami oleh sipaa saja, dan tidak dibatasi oleh umur atau usia sekalipun. Obat campak secara herbal adalah obat yang digunakan untuk penyembuhan penyakit campak dengan menggunakan bahan bahan yang herbal tanpa adanya efek samping sama sekali. Selain dengan menggunakan obat obattan yang herbal, bisa juga menggunakan obat resep dari dokter untuk menyembuhkan penyakit ini. Penyakit campak adalah penyakit yang diakibatkan oleh adanya kuman atau bakteri yang bersarang di dalam tubuh atau badan Anda. Cara mengobati penyakit ini bisa dilakukan dengan berbgai macam cara.

bb

Diantaranya bisa dilakukan dengan pengobatan tradisional, atau dengan menggunakan resep dari dokter. Jika Anda menggunakan pengobatan tradisional, Anda bisa menggunakan dengan menggunakan kelapa hijau. Cara untuk membuat ramuan dengan menggunakan kelapa hijau adalah dengan cara dibakar. Langkah pertama yang harus disiapkan adalah bahan bahanya. Bahan bahannya adalah kelapa hijau dan kuning telur bebek. Pertama belah menjadi dua bagian , setelah itu dibakar sampai merata. Kemudian pindahkan kelapa hijau yang sudah dibakar, ketempat lain. Lalu tambahkan kuning telur bebek dan aduk sampai rata. Terakhir minum ramuan tersebut dengan rutin dan teratur, agar penyakit ini dapat segera hilang dan sembuh dari tubuh atau badan Anda dengan cepat. Dalam menggunakan cara ini, Anda tidak perlu khawatir dalam menggunakannya, karena dalam ramuan ini tidak menimbulkan efek samping sama sekali.

Ada juga cara untuk mencegah penyakit campak ini dengan mudah. Yaitu dengan menjaga kebersihan tubuh atau badan. Dan harus meminum air putih dengan teratur. Air putih ini baik untuk dikonsumsi dengan setiap harinya maksimal 8 gelas sampai 10 gelas. Dengan meminum air putih dengan teratur, penyakit ini bisa dapat dicegah. Selain itu manfaat air putih, juga bisa digunakan untuk menetralisirkan kuman atau bakteri yang bersarang didalam tubuh atau badan Anda, dapat digunakan untuk kecantikan dan kesehatan kulit, serta juga bisa untuk memperkuat otot otot persendian. Pada penyakit campak ini dimulai dari bagian kuping, muka, leher, dan terakhir meluas ke seluruh tubuh atau badan Anda.

Gejala penyakit campak 

Vaksin Penyakit Campak

Vaksin Penyakit Campak

Selain dengan pernyataan yang ada diatas, ada beberapa gejala gejala penyakit campak yang terjadi. Dan gejala gejalanya adalah :

  • Menurunnya sel darah merah

Salah satu gejala penyakit campak adalah dengan menurunnya sel darah merah pada tubuh atau badan Anda. Gejala ini, bisa disebut dengan penyakit anemia. oleh sebab itu, Anda harus bisa menjaga kondisi kesehatan dengan baik dan benar, agar penyakit ini tidak mudah kambuh dan datang, yang pada intinya penyakit ini bisa berbahaya, jika tidak segera diatasi atau diobati dengan cepat dan segera.

  •  Timbulnya sakit panas

Salah satu gejala penyakit campak adalah dengan timbulnya sakit panas pada tubuh atau badan Anda. Hal inilah yang bisa memicu terjadinya penyakit ini datang dan muncul. Oleh sebab itu, Anda harus bisa menjaga kondisi kesehatan dengan baik dan benar, agar penyakit ini, tidak mudah datang, yang pada intinya penyakit ini bisa berbahaya, jika tidak segera diatasi dan ditangani dengan tindakan atau penanganan yang cepat.

  •  Timbulnya gejala batuk kering

Salah satu gejala penyakit campak adalah timbulnya gejala batuk kering. Hal inilah yang bisa memicu terjadinya penyakit ini datang dan muncul. Oleh sebab itu, Anda harus bisa menjaga kondisi kesehatan dengan baik dan benar, agar penyakit ini tidak datang dengan mudah, yang pada intinya penyakit ini bisa berbahaya jika tidak segera diatasi atau ditangani dengan tindakan atau penanganan yang cepat .

  •  Timbulnya sakit tenggorokkan

Salah satu gejala penyakit campak adalah timbulnya sakit pada bagian tenggorokkan. Hal inilah yang bisa memicu terjadinya penyakit ini datang dan muncul. Oleh sebab itu, Anda harus bisa menjaga kondisi kesehatan dengan baik dan benar, agar terhindar dari penyakit ini, yang pada intinya penyakit ini, bisa berbahaya jika tidak diatasi atau ditangani dengan tindakan atau penanganan yang cepat.

  •  Timbulnya peradangan pada mata

Salah satu gejala penyakit campak adalah timbunya peradangan pada mata. Hal inilah yang bisa memicu terjadinya penyakit ini datang dan muncul. Oleh sebab itu, Anda harus bisa menjaga kondisi kesehatan dengan baik dan benar, agar penyakit ini tidak mudah menyerang pada tubuh atau badan Anda, yang pada intinya penyakit ini, bisa berbahaya jika tidak diobati atau diatasi dengan penanganan dan tindakan yang cepat.

  •  Timbulnya hidung menjadi berair

Salah satu gejala penyakit campak adalah timbulnya hidung menjadi berair. Hal inilah yang bisa memicu terjadinya penyakit ini datang dan muncul. Oleh sebab itu, Anda harus bia menjaga kondisi kesehatan dengan baik dan benar, agar terhindar dari penyakit ini, yang pada intinya penyakit ini bisa berbahaya jika tidak diatasi atau diobati dengan penanganan atau tindakan yang cepat.

  •  Timbulnya bintik merah

Salah satu gejala penyakit campak adalah bisa timbulnya bintik merah di sekitar area muka. Hal inilah yang memicu terjadinya penyakit ini datang dan muncul. Oleh sebab itu, Anda harus bisa menjag kondisi kesehatan dengan baik dan benar, agar penyakit ini, tidak mudah menyerang pada tubuh atau bdan Anda, yang pada intinya penyakit ini bisa berbahaya jika tidak diatasi atau ditangani dengan penanganan atau tindakan yang cepat.

Posted in Penyakit Campak | Tagged , , , , | Leave a comment

Penyakit Campak Atau Tampek

Penyakit campak atau tampek merupakan salah satu penyakit yang terjadi pada anak dan biasanya penyebab penyakit campak ini adalah disebabkan karena virus. Penyakit campak bisa dialami oleh siapa saja, namun umumnya penyakit campak ini akan dialami saat masih berusia anak-anak. Cara penularan penyakit campak atau tampek adalah melalui udara dan juga melalui bersin atau percikan ludah. Gejala penyakit campak atau tampek ditandai dengan demam tinggi pada anak, ruam yang terjadi di kulit dengan warna bintik merah, batuk, hidung berair, mata perih dan psikologi penderitanya menjadi lebih mudah marah dan tersinggung. Biasanya di dalam mulut si penderita akan terlihat bintik putih kecil.

Penyakit Campak Atau Tampek

Penyakit Campak Atau Tampek

 Penyakit Campak

Penyakit campak atau tampek bisa terjadi suatu komplikasi yang berbahaya, namun hal ini jarang terjadi. Cara mencegah penyakit campak adalah dilakukan vaksinasi pada saat anak masih berusia 12-15 tahun. Biasanya vaksinasi ini disertai dengan vaksin gondong dan juga rubella.

Cara mengobati penyakit campak secara alami bisa dilakukan dengan menggunakan bahan dua genggam beras dan kemudian direndam. Kemudian ambilah daun asam jawa dan 2 kunyit yang besarnya se-ibu jari kemudian di tumbuk sampai halus. Caranya adalah dengan membuat bedak dingin yang dibentuk seperti bola-bola kecil, kmudian dijemur hingga mengering dan cara menggunakannya adalah dengan mengoleskan bedak tersebut pada bagian yang terkena campak.

Cara mengobati penyakit campak atau tampek adalah dengan memarut dan memeras jagung muda. Keudian air dari hasil tumbukkannya ini digunakan untuk bedak. Jika penyakit campak ini menimbulkan demam yang tinggi, minumlah air kepala hingga demam hilang.

Cara membuat ramuan yang bisa dipakai untuk mengobati penyakit campak atau tampek adalah membuat ramuan yang terbuat dari segenggm tepung beras, 3 siung kencur, dan asam jawa sedikit saja. Kemudian dicampurkan semua bahannya dan aduk hingga merata. Oleskan ramuan ini pada bagian yang campak. Lakukan hal ini 3 kali sehari.

Penularan Penyakit Campak

Hal yang mempengaruhi atau juga distribusi dari penyakit campak atau tampek adalah :

  1. Orang
    Penyakit campak atau tampek adalah salah satu bentuk penyakit menular yang bisa menyerang anak-anak yang usianya dibawah 15 bulan, anak usia sekolah dan juga untuk anak remaja. Penyebaran dari penyakit campak atau tampek ini berdasarkan dari usia yang berbeda dari satu daerah pada daerah yang lainnya, semuanya tergantung dari kepadatang penduduk, dan terisolasi atau tidaknya daerah tadi. Pada daerah urban dengan penduduk yang tinggi maka transmisi dari penyakit campak atau tampek bisa terjadi dengan sangat tinggi.
  2. Tempat
    Berdasarkan dari lokasi penyakit campak atau tampek yang berbeda, dimana daerah perkotaan baisanya menjadi siklus epidemi penyakit campak yang biasnaya terjadui setiap kurang lebih 2-3 tahun sekali, dan sedangkan pada daerah seperti pedesaan penyakit campak atau tampek biasanya frekuensinya jarang terjadi, namun jika sewaktu-waktu terjadi penyakit campak, maka serangan yang muncul bisa menjadi seperti wabah dan kemudian akan menyerang golongan umur yang rentan.
  3. Waktu
    Dari suatu hasil penelitian retrospektif yang dilakukan, penyakit campak atau tampek di Indonesia yang terjadi sepanjang tahun, dimana terjadinya peningkatan kasus di bulan Maret dan kemudian mencapai puncaknya sekitar bulan Mei, Agustus, September, serta oktober. Hal ini dilakukan pada tahun 1989.

Penyakit campak atau tampek bisa menimbulkan komplikasi yang terjadi. Komplikasi yang terjadi bisa diakibatkan karena adanya penurunan sistem imunitas tubuh dengan umum sehingga bisa dengan mudah mengalami infeksi secara tumpangan. Hal yang tidak diinginkan adalah bahwa komplikasi yang terjadi bisa mengakibatkan terjadinya kematian pada balita, dan keadaan seperti inilah yang mudah terjadi seperti komplikasi sekunder : sakit telingan akut atau otitis media akut, ensefalitis, bronchopneuumoniae, dan enteritis.

Komplikasi Penyakit Campak

Komplikasi penyakit campak atau tampek adalah :

  1. Bronchopnemonia
    Biasanya hal ini terjadi jika ada virus campak yang menyerang ke bagian epitel pada saluran nafas sehingga akan membuat peradangan pada paru-paru yang disebut dengan penyakit pneumonia.
  2. Otitis media akut
    Pada sakit telinga akut ini biasanya disebabkan karena invasi dari virus campak yang masuk ke dalam telinga tengah. Kemudian gendang telinga tadi baisanya menjadi hyperemia untuk fase prodmoral dan juga untuk stadium erupsi. Jika memang terjadi suatu invasi dari bakteri yang ada pada lapisan sel mukosa yang mengalami kerusakan akibat dari invasi virus yang terjadi pada kasus otitis media purulenta.
  3. Ensefalitis
    Keadaan seperti ini merupakan salah satu bentuk komplikasi yang terjadi secara neurologic yang biasanya jarang terjadi. Namun hal ini biasanya muncul pada hari ke 4-7 setelah ruam muncul. Kejadiaan yang seperti ensefalitis ini terjadi paling tidak sekitar 1 dalam 1.000 kasus campak, dengan kasus CFR yang berkisar antara 30-40%. Terjadinya kasus ensefalitis ini bisa terjadi lewat mekanisme imunologik atau juga lewat invansi secara langsung pada virus campak yang masuk ke dalam otak.
  4. Enteritis
    Enteritis biasanya terdapat pada beberapa anak yang mengalami masalah campak, penderita biasanya akan mengalami muntah dan juga mencret dalam kasus fase prodmoral. Keadaan yang seperti ini terjadi sebagai salah satu akibat dari invasi virus yang masuk ke dalam sel mukosa di dalam usus.

Penyakit Campak Atau Tampek

Posted in Penyakit Campak | Tagged , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Penyakit Campak Dan Pencegahannya

Penyakit Campak Dan Pencegahannya – Rubeola, yang juga disebut campak 10 hari atau campak merah, adalah suatu infeksi saluran napas atas yang disebabkan oleh paramiksovirus. Campak biasanya dijumpai pada anak dan ditularkan dari orang ke orang melalui percikan liur (droplet) yang terhirup. Masa inkubasi asimtomatiknya adalah 7 sampai 12 hari sebelum penyakit muncul. Penyakit inis angat menular. Penyakit aktif ditandai oleh gejala-gejala awal (prodmoral) yang diikuti oleh ruam.

Penyakit Campak Dan Pencegahannya

Penyakit Campak Dan Pencegahannya

Penyakit Campak

Gejala prodmoral mencakup demam tinggi, batuk menyalak, pilek, pembesaran kelenjar getah bening.

Infeksi aktif ditandai oleh :

  • Bercak koplik di mukosa pipi (bukal). Bercak koplik adalah titik putih yang dikelilingi oleh cincin kemerahan
  • Suatu ruam makulopapular disertai eritema pada sekitar hari ke 3 atau ke 4. Ruam berawal di wajah, menyebar ke badan, dan akhirnya ekstremitas. Ruam biasanya menetap sekitar 4 hari.

Diagnosis biasanya dibuat berdasarkan riwayat dan hasil pemeriksaan fisik. Ensefalitis campak adalah komplikasi rubeola yang relatif sering dijumpai. Komplikasi ini dapat disebabkan oleh virus campak itu sendiri atau akibat infeksi bakteri sekunder. Pemulihan biasanya terjadi sempurna, tetapi dapat juga terjadi kerusakan otak yang menetap dan kematian. Dapat timbul pneumonia setelah campak.

Penatalaksanaan Penyakit Campak

Penatalaksanaan dari penyakit campak ini adalah dengan terapi primer. Terapi primer adalah pencegahan dengan vaksinasi menggunakan virus hidup yang telah dilemahkan pada usia 15 bulan setelah kelahiran. Pemberian ulang dilakukdilakukan pada usia 4 sampai 5 tahun dan terkadang pada usia remaja. Terapi infeksi campak bersifat suportif dan mungkin memerlukan antibiotik apabila terjadi bakteri sekunder.

Penyakit Campak dan Pencegahannya

Penyakit campak dan pencegahannya yang bisa dilakukan adalah :

  1. Pencegahan pridmordial
    Penyakit campak dan pencegahannya yang dilakukan dengan cara mencegah munculnya berbagai faktor dari predisposisi atau juga resiko dalam mengalami penyakit campak. Dan sasaran dari pencegahan penyakit campak secara pridmordial ni adalah untuk anak-anak yang masih sehat dan juga masih belum mempunyai resiko yang  besar agar tidak menjadi faktor resiko yang tinggi dalam kasus penyakit campak. Selain itu, edukasi atau pendidikan yang diberikan pada orang tua anak merupakan salah satu hal yang sangat penting dalam membantu meningkatkan peranan pada penyakit campak dan pencegahannya sevaa pridmordial. Tindakan yang harus dilakukan adalah seperti bentuk penyuluhan tetang pendidikan pada kesehatan, selain itu bentuk konseling pada nutrisi dan juga dalam hal penataan dari rumah yang harus dilakukan dengan baik.
  2. Pencegahan primer
    Penyakit campak dan pencegahannya secara primer adalah untuk orang-orang yang mempunyai resiko tinggi misalnya adalah pada anak-anak yang belum mengalami campak, namun berpotensi besar untuk mengalami campak. Pada pencegahan primer yang dilakukan ini juga harus lebih mengenal pada faktor-faktor yang bisa berpengaruh besar dari terjadinya penyakit campak dan juga sabagai salah satu bentuk upaya untuk menghilangka faktor penyebab tersebut.

Penyuluhan yang diberikan adalah dalam bentuk pemberian edukasi atau pendidikan mengenai penyakit campak tentang latihan mengenai pengetahuan. Dan disamping pada penderita campak, baisanya edukasi atau pendidikan yang juga memang diberikan untuk anggota keluarga, kelompok masyarakat dengan resiko tinggi serta dari pihak yang mempunyai rencana akan kebijakan kesehatan. Dan selain itu, berbagai materi yang dibutuhkan adalah diberikan kepada pasien penderita penyakit campak merupakan definisi dari penyakit campak. Penyakit campak, dan juga faktor-faktor yang juga memberikan pengaruh pada munculnya penyakit campak dan juga usaha dalam menekan terjadinya penyakit campak, pengelolaan penyakit campak dengan umum, dan pencegahan serta pengenalan mengenai komplikasi yang terjadi pada penyakit campak.

Pencegahan penyakit campak yang dilakukan adalah dengan melakukan vaksinasi. Pemberian vaksinasi ini harus dilakukan dengan rutin dan teratur, dilakukan pada bayi yang berusia sekitar 9-15 bulan. Kemudian vaksin yang digunakan adalah jenis vaksin Scwarz vaccine yakni adalah vaksin hidup yang dioleh menjadi lemah. Vaksin ini kemudian diberikan ddengan subkutan dengan jumlah sebanyak 0,5 ml. Dan vaksin campak juga tidak bisa diberikan pada wanita yang sedang hamil, anak dan juga penderita penyakit tbc yang tidak diobati serta untuk penyakit leukemia.

Vaksin campak yang diberikan adalah vaksin monovalen atau juga polivalen yakni adalah vaksin measles-mumps-rubella ata MMR. Vaksin monovalen ini diberikan untuk bayi yang berusia 9 bulan, sedangkan pada vaksin polivalen biasanya diberikan untuk anak yang berusia 15 bulan. Sangat penting sekali untuk memperhatikan tempat penyimpanan dan juga transportasi dari vaksin yang harus diletakkan pada temperatur diantara 2 derajat celcius- 8 derajat celcius atau sekitar kurang lebih 4 derajat celcius. Vaksin ini juga harus dihindari dari sinar matahari secara langsung. Karena mudah rusak akibat zat pengawet atau juga akibat dari bahan kimia dan setelah dibuka hanya sekitar bertahan selama 4 jam.

Pencegahan sekunder yang dilakukan adalah sebagai salah satu bentuk usaha dan mencegah atau juga dalam menghambat munculnya komplikasi dengan segala tindakan misalnya adalah seperti melakukan tes penyaringan yang biasanya lebih ditujukan untuk mendeteksi secara dini dari penyakit campak serta menangani dengan segera dan dilakukan dengan lebih efektif. Tujuan yang paling utama dari kegiatan pencegahan secara sekunder ini adalah dalam membantu mengidentifikasi orang-orang yang tidak memberikan gejala yang sudah sakit atau juga oleh orang-orang yang mempunyai resiko besar dalam mengembangkan atau juga membuat penyakit tersebut menjadi semakin parah.

Penyakit Campak Dan Pencegahannya

Posted in Penyakit Campak | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Penularan Campak

Penularan Campak – Penyakit Campak atau nama lainnya measles atau rebuola adalah penyakit akut yang sangat menular. Disebabkan oleh infeksi virus yang umumnya menyerang anak-anak. Campak memiliki gejala klinis khas yaitu terdiri dari 3 stadium yang masing-masing mempunyai ciri khusus :

  1. Stadium masa tunasberlangsung kira-kira 10-12 hari, suhu tubuh dapat meningkat sedikit 9-10 hari sejak mulai infeksi dan turun dalam 24 jam. Pasien dapat menularkan virus pada hari ke 9/10 setelah paparan sebelum penyakit dapat didiagnosis.
  2. Stadium prodromal, berlangsung 3-5 hari, ditandai dengan demam ringan sampai sedang, gejala pilek, batuk yang meningkat, serta konjungtivis, kemudian ditemukan ruam kemerahan pada mukosa pipi (bercak koplik)
  3. Stadium akhirdengan keluarnya ruam dari belakang telinga dan menyebar ke muka, badan, lengan, dan kaki. Ruam timbul didahului dengan suhu badan yang meningkat, kemudian normal kembali secara cepat. Selanjutnya ruam menghitam dan mengelupas.
Penularan Campak

Penularan Campak

Penyakit Campak

Penularan campak sangat efektif dengan sedikit virus yang infeksius sudah dapat menimbulkan infeksi pada seseorang. Penularan campak terjadi melalui percikan ludah yang keluar dari batuk, bersin, atau pilek. Pasien campak tanpa komplikasi/ penyulit dapat berobat jalan, tanpa perawatan dirumah sakit. Anak harus diberi cukup cairan dan kalori sedangkan pengobatan bersifat simptomatik dengan pemberian antipiretik untuk menurunkan demam, obat batuk/pilek, dan penenang jika diperlukan. Sedangkan campak dengan komplikasi perlu dirawat inap dirumah sakit. Vitamin A 100.000 IU per oral diberikan satu kali apabila terdapat malnutrisi dilanjutkan 1500 IU tiap hari.

Pencegahan Penyakit Campak

Pencegahan Penularan Campak dilakukan dengan pemberian imunisasi aktif pada bayi berumur 9 bulan atau lebih. Program imunisasi campak secara luas baru dikembangkan pelaksanaannya pada tahun 1982.

Reaksi KIPI (kejadian ikutan pasca imunisasi) imunisasi campak yang banyak dijumpai terjadi pad aimunisasi ulang pada seseorang yang telah memiliki imunitas sebagian akibat imunisasi dengan vaksin campak dari virus yang dimatikan. KIPI imunisasi campak telah menurun dengan digunakannya vaksin campak yang dilemahkan. Gejala KIPI berupa demam diatas 39,5 derajat celcius yang dimulai pada hari ke-5 dan 6 setelah imunisasi dan berlangsung selama 2 hari.

Berbeda dengan infeksi alami, demam tidak tinggi, walaupun tetap dapat merangsang terjadinya kejang demam. Ruam dapat dijumpai pada 5% pasien, timbul pad hari ke 7 hingga 10 sesudah imunisasi dan berlangsung selama 4 hari. Reaksi KIPI berat jika ditemukan gangguan sistem syaraf pusat seperti infeksi otak (ensefalitis), diperkirakan resiko terjadinya kedua efek samping tersebut 30 hari setelah imunisasi.

Komplikasi Penyakit Campak

Komplikasi penyakit campak yang terjadi adalah resistensi yang umum mengalami penurunan sehingga bisa terjadi suatu anergi (uji tuberkulin yang awalnya positif kemudian akan berubah menjadi negatif). Hal ini biasanya akan menunjukkan bahwa antigen pada antibodi si pasien biasanya menjadi sangat kurang kemampuannya dalam bereaksi pada suatu infeksi yang terjadi. Oleh sebab itulah, resiko dari terjdinya komplikasi penyakit campak biasanya akan emnjadi sangat besar dan paling utama jika sebelumnya keadaan yang umum pada anak menjadi kurang baik, misalnya adalah pada pasien dengan kasus malnutrisi atau juga mengalami penyakit kronis yang lain. Komplikasi yang muncul pada penyakit campak adalah :

  1. Laringitis akut
  2. Penyakit pneumonia
  3. Penyakit ensefalitis
  4. Subacute sclerosing panencephalitis atau SSPE
  5. Sakit telinga atau otitis media
  6. Enteritis
  7. Konjungtivis
  8. Miokarditis
  9. Tuberkulosis atau Penyakit tbc

Diagnosis Penyakit Campak

Diagnosis yang ditegakkan adalah :

  1. Anamnesis
    Biasanya muncul demam tinggi yang terjadi secara terus menerus dengan gejala batuk, pilek, nyeri saat menelan, mata merah dan juga silau disaat sedang terkena oleh cahaya, seringkali disertai juga dengan penyakit diare. Biasanya pada hari ke 4-5 demam akan menimbulkan ruam pada kulit yang disertai dengan suhu mengalami peningkatan menjadi semakin tinggi dibandingkan semula.
  2. Pemeriksaan fisik
    Biasanya akan ditemukan suatu tanda patognomonil yakni dalam bentuk bercak koplik pada mukosa pipi dibagian depan molar tiga. Kemudian setelah itu akan muncul ruam makulopapular yang kemudian akan dimulai dengan dari batas rambut pada bagian belakang telinga, kemudian akan menyebar menuju ke seluruh wajah, leher dan kemudian pada bagian ektremitas.
  3. Laboratorium
    Pemeriksaan yang dilakukan akan menunjukkan darah tepi, isolasi dan juga identifikasi pada virus, serologi, dan pemeriksaan untuk komplikasi yang ditimbulkan.

Ruam yang muncul pada penyakit campak ini harus dibedakan dari eksantema subitum, rubella, dan juga infeksi ari enterovovirus, virus koksaki serta adenovirus, mononukleus infeksiosa, toksoplasmosis, meningokoksemia, demam scarlet, dan penyakit reckettsia, penyakit serum, serta penyakit kawasaki dan ruam yang terjadi akibat obat.

Prognosis yang baik juga pada anak dengan kondisi yang biasanya terjadi namun pada prognosis yang buruk jika kondisi umum menjadi lebih buruk, anak yang sedang mengalami suatu penyakit kronis atau juga memang ada suat komplikasi yang terjadi. Selain itu, morbiditas pada penyakit campak yang memang juga dipengaruhi dari beberapa hal dibawah ini :

  1. Hipertemia
  2. Kurangnya asupan nutrisi
  3. Resiko terjadinya komplikasi.

Pada pasien campak biasanya akan nampak seperti komplikasi dengan cara berobat jalan pengobatan ini lebih bersifat seperti simtomatik dengan cara pemberian obat antipiretik dan lainnya.

Penularan Campak

Posted in Penyakit Campak | Tagged , , , , , , | Leave a comment

Penanganan Campak

Penanganan Campak  – Penyakit Campak merupakan penyakit virus yang mudah sekali menular dan dapat mendatangkan komplikasi serius. Hampir semua anak dibawah 5 tahun akan terserang penyakit ini, campak juga biasanya menyerang anak remaja atau dewasa muda yang tidak terlindungi oleh imunisasi. Penyakit campak sebetulnya tidak berakibat fatal apabila menyerang anak-anak yang sehat dan bergizi baik karena campak disebabkan oleh virus sehingga bila sistem imunitas kurang akan menjadi sangat berbahaya. Campak hanya akan menulari sekali seumur hidup, tapi bila daya tahan tubuh kuat, bisa saja anak tdak terkena campak sama sekali.

Penanganan Campak

Penanganan Campak

Penyakit Campak

Campak biasanya ditularkan melalui udara saat penderita batuk atau bersin ke dalam udara. Campak merupakan salah satu infeksi manusia yang paling mudah ditularkan. Berada didalam ruangan yang sama dengan seseorang penderita campak dapat mengakibatkan infeksi.

Penderita penyakit campak biasanya dapat menularkan penyakit dari saat sebelum gejala timbul sampai empat hari setelah ruam atau bercak merah timbul, dalam istilah kedokteran bercak merah disebut makulopapuler.

Biasanya bercak memenuhi seluruh tubh dalam waktu sekitar satu minggu. Namun bila daya tahan tubuhnya baik maka bercak merahnya tak terlalu menyebar dan tak terlalu penuh. Ada yang beranggapan dan harus diluruskan, yaitu bercak merah pada campak harus keluar semua karena kalau tidak justru malah akan membahayakan penderita.
Sebenarnya jumlah bercak menandaqkan ringat beratnya penyakin, semakin banyak jumlahnya berarti semakin berat penyakitnya. Dokter akan mengusahakan agar pada anak tidak sampai muncul disekitar tubuh.

Gejala Penyakit Campak

Beberapa dibawah ini adalah gejala-gejala yang harus kita kenali dari penyakit campak :

  • Fase pertama disebut masa inkubasi berlangsung sekitar 10-12 hari. Pada fase ini , anak sudah mulai terkena infeksi , tetapi belum tampak gejala apapun.
  • Fase kedua disebut fase prodormal akan timbul gejala lelah, demam, batuk, hidung beringus, mata merah, berair, dan perih, terkadang anak juga mengalami diare.
  • Fase ketiga ditandai dengan keluarnya bercak merah seiring dengan demam tinggi yang terjadi. Namun, bercak tidak langsung muncul diseluruh tubuh, melainkan bertahap dan merambat. Mulai dari belakang dada, muka, tangan, dan kaki. umumnya jika bercak merahnya sudah keluar, demam akan turun dengan sendirinya. Bercak merahpun makin lama makin menjadi kehitaman da bersisik (hiperpigmentasi), rontok , dan sembuh dengan sendirinya.

Cara Penanganan Campak

Cara penanganan campak :

  1. Bila campaknya ringan , penanganan campak anak cukup dirawat dirumah tetapi jika campaknya berat sampai terjadi komplikasi maka harus dirawat dirumah sakit.
  2. Beberapa penderita campak mengalami komplikasi yang termasuk infeksi telinga, penyakit diare, radang otak (ensefalitis), radang paru-paru (broncho pneumonia), sehingga memerlukan rawat inap dirumah sakit. Komplikasi dapat terjadi karena virus campak menyebar melalui aliran darah ke jaringan tubuh lainnya dan paling sering menimbulkan kematian pada anak adalah komplikasi radang paru-paru dan radang otak.
  3. Anak perlu mendapatkan penanganan campak dengan dirawat ditempat tersendiri agar tidak menularkan penyakitnya kepada orang lain, terutama bila ada bayi dirumah yang belum mendapat imunisasi.
  4. Lakukan pengobatan yang tepat dengan berkonsultasi pada dokter.
  5. Bagi penderita asupan makanan bergizi seimbang dan cukup untuk meningkatkan daya tahan tubuhnya.
  6. Penanganan dengan menjaga kebersihan tubuh anak dengan tetap memandikannya karena masih banyak orangtua yang memperlakukan anak secara salah, seperti anak tidak dimandikan. Dikhawatirkan keringat yang melekat pada tubuh anak menimbulkan rasa lengket dan gatal yang mendorongnya menggaruk kulit dengan tangan yang tidak bersih sehingga terjadi infeksi berupa bisul-bisul kecil bernanah.
  7. Istirahat yang cukup.

Pencegahan Penyakit Campak

Banyak cara yang dapat kita lakukan untuk mencegah datangnya penyakit campak. Perlindungan terbaik terhadap penyakit campak adalah imunisasi denga dua dosis vaksin MMR. Vaksin ini memberikan perlindungan terhadap infeksi campak disamping gondong dan Rubella. Vaksin MMR harus diiberikan kepada anak-anak usia 12 bulan dan dosis kedua harus diberikan pada usia 4 tahun. Lebih aman jika menerima vaksin lebih dari dua kali, maka jika tidak yakin maka harus vaksinasi untuk meningkatakan imunitas terhadap campak.

Pengobatan yang dilakukan pada penanganan campak adalah dengan cara berobat jalan. Tidak ada obat campak yang bisa digunakan secara langsung dan juga bisa bekerja pada virus campak. Anak biasanya akan membutuhkan waktu istirahat di tempat tidur, kompreslah dengan menggunakan air hangat jika anak menderita demam tinggi. Selain itu, anak juga harus diberikan cukup cairan dan juga makanan yang mengandung klalri yang cukup. Sedangkan unutk pasien maka harus diperhatikan dengan sangat baik mengenai perbaikan kebutuhan dari cairan, diet yang harus disesuaikan dengan kebutuhan dari si penderita dan juga diberikan vitamin A sebanyak 100.000 IU dalam sekali oral. Apabila jika terjadi suatu malnutrisi atau pemberian dari vitamin A yang ditambahkan dengan 1500 IU dalam setiap harinya. Dan jika memang terjadi suatu komplikasi, maka harus dilakukan pengobatan dalam membantu mengatasi komplikasi yang muncul tadi misalnya adalah seperti :

  1. Sakit telinga tengah atau otitis media
  2. Mengalami ensefalitif
  3. Mengalami bronchopneumonia
  4. Enteritis

Bentuk pencegahan lainnya yang harus dilakukan adalah dengan melakukan upaya pencegahan yang muncul akibat komplikasi. Dan biasanya pada kegiatan yang dilakukan antara lain adalah dalam mencegah terjadinya perubahan dari suatu komplikasi menjadi suatu kecatatan tubuh dan juga melakukan proses rehabilitasi yang dilakukan sedini mungkin untuk penderita yang mengalami masalah kecacatan.

Penanganan Campak

Posted in Penyakit Campak | Tagged , , , , , , | Leave a comment

Vaksin Penyakit Campak

Vaksin Penyakit Campak – Ibu yang telah mempunyai beberapa anak sudah mengenal gejala dan tanda penyakit campak. Memang tidak semua bercak-bercak merah pada kulit wajah, leher, dan seluruh tubuh berarti campak. Ada lebih dari lima penyakit yang menyerupai campak.

Vaksin Penyakit Campak

Vaksin Penyakit Campak

Penyakit Campak

Gejala awal campak berupa demam, timbul pilek hebat yang disertai timbulnya kemerahan pada mata. Anak silau menatap cahaya, mata berair, yang sangat mirip dengan sakit mata merah.

Bercak merah pertama muncul di belakang daun telinga, lalu menyebar ke leher, dada dan kemudian ke seluruh tubuh. Ada satu tanda yang sangat khas pada penyakit ini, yaitu timbulnya bercak koplik pada selaput lendir mulut di bagian pipi. Bercak ini cepat sekali menghilang. Tampak sebagai noktah berwarna putih kelabu yang tidak dimiliki oleh penyakit lain. Hanya dengan menemukan adanya bercak koplik ini, kita dapat memastikan bahwa seorang anak sedang mengidap penyakit campak. Selain itu juga adanya peradangan mata yang menyertai bercak merah pada kulit, yang kemunculannya dimulai pada belakang daun telinga dan menghilang secara berangsur-angsur setelah menetap untuk beberapa minggu berupa bercak kehitaman.

Penyakit campak sendiri tidak berbahaya. Penyakit itu sembuh sendiri dengan atau tanpa komplikasi. Kematian terjadi jika komplikasi menjadi buruk ketika kondisi tubuh anak pun buruk. Anak-anak kurang gizi, yang sedang mengidap penyakit TBC, dan yang sakit-sakitan, lebih sulit menghadapi komplikasi campak yang dideritanya. Ini karena pada penyakit campak, daya tahan tubuh menjadi sangat menurun. Jadi, kemungkinan terserang berbagai jenis bibit penyakit semakin mudah.

Penyakit ini sangat menular. Virus bersarang di rongga hidung dan menyebar ke udara di sekitarnya. Anak-anak sekolah dapat tertular dari seorang teman yang sedang menderita campak. Hanya mereka yang pernah terkena atau pernah divaksinasi yang dapat terbebas dari bahaya penularan.

Kira-kira seminggu sehabis kontak dengan penderita, gejala campak muncul pada anak yang tercemar virus campak. Demikian seterusnya, estafet penyakit dapat terjadi dalam satu keluarga yang beranak banyak. Sembuh yang satu giliran yang lainnya sakit secara bergantian.

Vaksin Penyakit Campak (Morbili)

Imunisasi diberikan untuk mendapat kekebalan terhadap penyakit campak secara aktif. Vaksin campak mengandung virus campak yang telah dilemahkan. Vaksin campak yang beredar di Indonesia dapat diperoleh dalam bentuk kemasan kering tunggal atau dalam kemasan kering dikombinasi dengan vaksin gondongan/bengok (mumps) dan rubella (campak Jerman). Di Amerika Serikat terakhir ini dikenal dengan nama vaksin MMR (Measles-Mumps-Rubella vacine).

Cara Imunisasi atau Vaksin Penyakit Campak

Bayi baru lahir biasanya telah mendapat kekebalan pasif terhadap penyakit campak dalam kandungan dari ibunya. Makin lanjut umur bayi, makin berkurang kekebalan pasif tersebut. Waktu berumur enam bulan biasanya sebagian dari bayi tidak mempunyai kekebalan pasif lagi. Dengan adanya kekebalan pasif ini sangat jarang seorang bayi menderita campak pada umur kurang dari enam bulan.

Menurut WHO (1973) imunisasi campak cukup satu kali suntikan setelah bayi berumur 9 bulan. Lebih baik lagi setelah ia berumur lebih dari 1 tahun. Karena kekebalan yang diperoleh berlangsung seumur hidup, maka tidak diperlukan imunisasi ulang lagi. Di Indonesia keadaannya berlainan. Kejadian campak masih tinggi dan sering dijumpai bayi menderita penyakit campak ketika masih berumur antara 6-9 bulan, jadi pada saat sebelum ketentuan batas umur 9 bulan untuk mendapat vaksinasi campak seperti yang dianjurkan WHO. Dengan demikian di Indonesia dianjurkan pemberian imunisasi campak pada bayi sebelum bayi berumur 9 bulan, misalnya pada umur 6-9 bulan ketika kekebalan pasif yang diperoleh dari ibu mulai menghilang. Akan tetapi kemudian harus mendapat suntikan ulang setelah berumur 15 bulan.

Jika anak telah benar-benar menderita sakit campak, maka vaksinasi campak tidak perlu diberikan lagi. Masalahnya adalah apakah anak tersebut benar menderita campak. Biasanya seorang ibu mendasarkan dugaan sakit anaknya itu hanya karena adanya demam yang disertai timbulnya bercak merah di kulit. Gejala demam dengan bercak merah tidak hanya pada penyakit campak, tetapi dapat juga dijumpai pada penyakit lain, seperti penyakit “demam 3 hari”, demam berdarah, campak Jerman dan sebagainya.

Vaksin Penyakit Campak sebaiknya tidak diberikan pada anak dengan penyakit gangguan kekebalan (defisiensi imun). Tidak diberikan pada anak yang menderita penyakit keganasan atau sedang dalam pengobatan penyakit keganasan. Sebaiknya imunisasi campak pada ibu hamil ditangguhkan. Pada anak yang pernah menderita kejang, imunisasi campak bisa diberikan seperti biasanya, asalkan dengan pengawasan dokter.

Saat ini, di Indonesia dalam bidang imunisasi Departemen Kesehatan masih memberikan prioritas utama terhadap 7 jenis penyakit yang tergabung dalam Program Pengembangan Imunisasi.

Pemberantasan Penyakit Campak

Tahapan yang dilakukan pada pemberantasan kasus penyakit campak adalah :

  1. Tahap pengendalian campak
    Untuk tahap ini biasanya dilakukan dengan cara meningkatkan cakupan dari imunisasi.
  2. Tahapan pencegahan dengan KLB
    Cakupan dari vaksin penyakit campak yang bisa dipertahankan tinggi lebih dari 80% dan dilakukan dengan merata, teerjadinya suatu penurunan yang tajam dari kasus dan kematian serta kejadian. Penyakit campak sudah bergeser dari usia yang lebih tua, dengan perhitungan KLB antara lain adalah 4-8 tahun.
  3. Tahap eliminasi
    Pada cakupan imunisasi yang terjadi sangat tinggi lebih dari 95% dan juga pada daerah dengan cakupan dari imunisasi nyang rendah yang jumlahnya sangat kecil.

Vaksin Penyakit Campak

Posted in Penyakit Campak | Tagged , , , , , , , , , , | Leave a comment