Penyakit Campak Atau Tampek

Penyakit campak atau tampek merupakan salah satu penyakit yang terjadi pada anak dan biasanya penyebab penyakit campak ini adalah disebabkan karena virus. Penyakit campak bisa dialami oleh siapa saja, namun umumnya penyakit campak ini akan dialami saat masih berusia anak-anak. Cara penularan penyakit campak atau tampek adalah melalui udara dan juga melalui bersin atau percikan ludah. Gejala penyakit campak atau tampek ditandai dengan demam tinggi pada anak, ruam yang terjadi di kulit dengan warna bintik merah, batuk, hidung berair, mata perih dan psikologi penderitanya menjadi lebih mudah marah dan tersinggung. Biasanya di dalam mulut si penderita akan terlihat bintik putih kecil.

Penyakit Campak Atau Tampek

Penyakit Campak Atau Tampek

 Penyakit Campak

Penyakit campak atau tampek bisa terjadi suatu komplikasi yang berbahaya, namun hal ini jarang terjadi. Cara mencegah penyakit campak adalah dilakukan vaksinasi pada saat anak masih berusia 12-15 tahun. Biasanya vaksinasi ini disertai dengan vaksin gondong dan juga rubella.

Cara mengobati penyakit campak secara alami bisa dilakukan dengan menggunakan bahan dua genggam beras dan kemudian direndam. Kemudian ambilah daun asam jawa dan 2 kunyit yang besarnya se-ibu jari kemudian di tumbuk sampai halus. Caranya adalah dengan membuat bedak dingin yang dibentuk seperti bola-bola kecil, kmudian dijemur hingga mengering dan cara menggunakannya adalah dengan mengoleskan bedak tersebut pada bagian yang terkena campak.

Cara mengobati penyakit campak atau tampek adalah dengan memarut dan memeras jagung muda. Keudian air dari hasil tumbukkannya ini digunakan untuk bedak. Jika penyakit campak ini menimbulkan demam yang tinggi, minumlah air kepala hingga demam hilang.

Cara membuat ramuan yang bisa dipakai untuk mengobati penyakit campak atau tampek adalah membuat ramuan yang terbuat dari segenggm tepung beras, 3 siung kencur, dan asam jawa sedikit saja. Kemudian dicampurkan semua bahannya dan aduk hingga merata. Oleskan ramuan ini pada bagian yang campak. Lakukan hal ini 3 kali sehari.

Penularan Penyakit Campak

Hal yang mempengaruhi atau juga distribusi dari penyakit campak atau tampek adalah :

  1. Orang
    Penyakit campak atau tampek adalah salah satu bentuk penyakit menular yang bisa menyerang anak-anak yang usianya dibawah 15 bulan, anak usia sekolah dan juga untuk anak remaja. Penyebaran dari penyakit campak atau tampek ini berdasarkan dari usia yang berbeda dari satu daerah pada daerah yang lainnya, semuanya tergantung dari kepadatang penduduk, dan terisolasi atau tidaknya daerah tadi. Pada daerah urban dengan penduduk yang tinggi maka transmisi dari penyakit campak atau tampek bisa terjadi dengan sangat tinggi.
  2. Tempat
    Berdasarkan dari lokasi penyakit campak atau tampek yang berbeda, dimana daerah perkotaan baisanya menjadi siklus epidemi penyakit campak yang biasnaya terjadui setiap kurang lebih 2-3 tahun sekali, dan sedangkan pada daerah seperti pedesaan penyakit campak atau tampek biasanya frekuensinya jarang terjadi, namun jika sewaktu-waktu terjadi penyakit campak, maka serangan yang muncul bisa menjadi seperti wabah dan kemudian akan menyerang golongan umur yang rentan.
  3. Waktu
    Dari suatu hasil penelitian retrospektif yang dilakukan, penyakit campak atau tampek di Indonesia yang terjadi sepanjang tahun, dimana terjadinya peningkatan kasus di bulan Maret dan kemudian mencapai puncaknya sekitar bulan Mei, Agustus, September, serta oktober. Hal ini dilakukan pada tahun 1989.

Penyakit campak atau tampek bisa menimbulkan komplikasi yang terjadi. Komplikasi yang terjadi bisa diakibatkan karena adanya penurunan sistem imunitas tubuh dengan umum sehingga bisa dengan mudah mengalami infeksi secara tumpangan. Hal yang tidak diinginkan adalah bahwa komplikasi yang terjadi bisa mengakibatkan terjadinya kematian pada balita, dan keadaan seperti inilah yang mudah terjadi seperti komplikasi sekunder : sakit telingan akut atau otitis media akut, ensefalitis, bronchopneuumoniae, dan enteritis.

Komplikasi Penyakit Campak

Komplikasi penyakit campak atau tampek adalah :

  1. Bronchopnemonia
    Biasanya hal ini terjadi jika ada virus campak yang menyerang ke bagian epitel pada saluran nafas sehingga akan membuat peradangan pada paru-paru yang disebut dengan penyakit pneumonia.
  2. Otitis media akut
    Pada sakit telinga akut ini biasanya disebabkan karena invasi dari virus campak yang masuk ke dalam telinga tengah. Kemudian gendang telinga tadi baisanya menjadi hyperemia untuk fase prodmoral dan juga untuk stadium erupsi. Jika memang terjadi suatu invasi dari bakteri yang ada pada lapisan sel mukosa yang mengalami kerusakan akibat dari invasi virus yang terjadi pada kasus otitis media purulenta.
  3. Ensefalitis
    Keadaan seperti ini merupakan salah satu bentuk komplikasi yang terjadi secara neurologic yang biasanya jarang terjadi. Namun hal ini biasanya muncul pada hari ke 4-7 setelah ruam muncul. Kejadiaan yang seperti ensefalitis ini terjadi paling tidak sekitar 1 dalam 1.000 kasus campak, dengan kasus CFR yang berkisar antara 30-40%. Terjadinya kasus ensefalitis ini bisa terjadi lewat mekanisme imunologik atau juga lewat invansi secara langsung pada virus campak yang masuk ke dalam otak.
  4. Enteritis
    Enteritis biasanya terdapat pada beberapa anak yang mengalami masalah campak, penderita biasanya akan mengalami muntah dan juga mencret dalam kasus fase prodmoral. Keadaan yang seperti ini terjadi sebagai salah satu akibat dari invasi virus yang masuk ke dalam sel mukosa di dalam usus.

Penyakit Campak Atau Tampek


=====================================

>>> Obat Campak Membantu Mengobati Penyakit Campak, Membunuh Virus Penyakit dan Menguatkan sistem Kekebalan Tubuh, Klik Detail Disini!
=====================================


This entry was posted in Penyakit Campak and tagged , , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>