Penyakit Campak Dan Pencegahannya

Penyakit Campak Dan Pencegahannya – Rubeola, yang juga disebut campak 10 hari atau campak merah, adalah suatu infeksi saluran napas atas yang disebabkan oleh paramiksovirus. Campak biasanya dijumpai pada anak dan ditularkan dari orang ke orang melalui percikan liur (droplet) yang terhirup. Masa inkubasi asimtomatiknya adalah 7 sampai 12 hari sebelum penyakit muncul. Penyakit inis angat menular. Penyakit aktif ditandai oleh gejala-gejala awal (prodmoral) yang diikuti oleh ruam.

Penyakit Campak Dan Pencegahannya

Penyakit Campak Dan Pencegahannya

Penyakit Campak

Gejala prodmoral mencakup demam tinggi, batuk menyalak, pilek, pembesaran kelenjar getah bening.

Infeksi aktif ditandai oleh :

  • Bercak koplik di mukosa pipi (bukal). Bercak koplik adalah titik putih yang dikelilingi oleh cincin kemerahan
  • Suatu ruam makulopapular disertai eritema pada sekitar hari ke 3 atau ke 4. Ruam berawal di wajah, menyebar ke badan, dan akhirnya ekstremitas. Ruam biasanya menetap sekitar 4 hari.

Diagnosis biasanya dibuat berdasarkan riwayat dan hasil pemeriksaan fisik. Ensefalitis campak adalah komplikasi rubeola yang relatif sering dijumpai. Komplikasi ini dapat disebabkan oleh virus campak itu sendiri atau akibat infeksi bakteri sekunder. Pemulihan biasanya terjadi sempurna, tetapi dapat juga terjadi kerusakan otak yang menetap dan kematian. Dapat timbul pneumonia setelah campak.

Penatalaksanaan Penyakit Campak

Penatalaksanaan dari penyakit campak ini adalah dengan terapi primer. Terapi primer adalah pencegahan dengan vaksinasi menggunakan virus hidup yang telah dilemahkan pada usia 15 bulan setelah kelahiran. Pemberian ulang dilakukdilakukan pada usia 4 sampai 5 tahun dan terkadang pada usia remaja. Terapi infeksi campak bersifat suportif dan mungkin memerlukan antibiotik apabila terjadi bakteri sekunder.

Penyakit Campak dan Pencegahannya

Penyakit campak dan pencegahannya yang bisa dilakukan adalah :

  1. Pencegahan pridmordial
    Penyakit campak dan pencegahannya yang dilakukan dengan cara mencegah munculnya berbagai faktor dari predisposisi atau juga resiko dalam mengalami penyakit campak. Dan sasaran dari pencegahan penyakit campak secara pridmordial ni adalah untuk anak-anak yang masih sehat dan juga masih belum mempunyai resiko yang  besar agar tidak menjadi faktor resiko yang tinggi dalam kasus penyakit campak. Selain itu, edukasi atau pendidikan yang diberikan pada orang tua anak merupakan salah satu hal yang sangat penting dalam membantu meningkatkan peranan pada penyakit campak dan pencegahannya sevaa pridmordial. Tindakan yang harus dilakukan adalah seperti bentuk penyuluhan tetang pendidikan pada kesehatan, selain itu bentuk konseling pada nutrisi dan juga dalam hal penataan dari rumah yang harus dilakukan dengan baik.
  2. Pencegahan primer
    Penyakit campak dan pencegahannya secara primer adalah untuk orang-orang yang mempunyai resiko tinggi misalnya adalah pada anak-anak yang belum mengalami campak, namun berpotensi besar untuk mengalami campak. Pada pencegahan primer yang dilakukan ini juga harus lebih mengenal pada faktor-faktor yang bisa berpengaruh besar dari terjadinya penyakit campak dan juga sabagai salah satu bentuk upaya untuk menghilangka faktor penyebab tersebut.

Penyuluhan yang diberikan adalah dalam bentuk pemberian edukasi atau pendidikan mengenai penyakit campak tentang latihan mengenai pengetahuan. Dan disamping pada penderita campak, baisanya edukasi atau pendidikan yang juga memang diberikan untuk anggota keluarga, kelompok masyarakat dengan resiko tinggi serta dari pihak yang mempunyai rencana akan kebijakan kesehatan. Dan selain itu, berbagai materi yang dibutuhkan adalah diberikan kepada pasien penderita penyakit campak merupakan definisi dari penyakit campak. Penyakit campak, dan juga faktor-faktor yang juga memberikan pengaruh pada munculnya penyakit campak dan juga usaha dalam menekan terjadinya penyakit campak, pengelolaan penyakit campak dengan umum, dan pencegahan serta pengenalan mengenai komplikasi yang terjadi pada penyakit campak.

Pencegahan penyakit campak yang dilakukan adalah dengan melakukan vaksinasi. Pemberian vaksinasi ini harus dilakukan dengan rutin dan teratur, dilakukan pada bayi yang berusia sekitar 9-15 bulan. Kemudian vaksin yang digunakan adalah jenis vaksin Scwarz vaccine yakni adalah vaksin hidup yang dioleh menjadi lemah. Vaksin ini kemudian diberikan ddengan subkutan dengan jumlah sebanyak 0,5 ml. Dan vaksin campak juga tidak bisa diberikan pada wanita yang sedang hamil, anak dan juga penderita penyakit tbc yang tidak diobati serta untuk penyakit leukemia.

Vaksin campak yang diberikan adalah vaksin monovalen atau juga polivalen yakni adalah vaksin measles-mumps-rubella ata MMR. Vaksin monovalen ini diberikan untuk bayi yang berusia 9 bulan, sedangkan pada vaksin polivalen biasanya diberikan untuk anak yang berusia 15 bulan. Sangat penting sekali untuk memperhatikan tempat penyimpanan dan juga transportasi dari vaksin yang harus diletakkan pada temperatur diantara 2 derajat celcius- 8 derajat celcius atau sekitar kurang lebih 4 derajat celcius. Vaksin ini juga harus dihindari dari sinar matahari secara langsung. Karena mudah rusak akibat zat pengawet atau juga akibat dari bahan kimia dan setelah dibuka hanya sekitar bertahan selama 4 jam.

Pencegahan sekunder yang dilakukan adalah sebagai salah satu bentuk usaha dan mencegah atau juga dalam menghambat munculnya komplikasi dengan segala tindakan misalnya adalah seperti melakukan tes penyaringan yang biasanya lebih ditujukan untuk mendeteksi secara dini dari penyakit campak serta menangani dengan segera dan dilakukan dengan lebih efektif. Tujuan yang paling utama dari kegiatan pencegahan secara sekunder ini adalah dalam membantu mengidentifikasi orang-orang yang tidak memberikan gejala yang sudah sakit atau juga oleh orang-orang yang mempunyai resiko besar dalam mengembangkan atau juga membuat penyakit tersebut menjadi semakin parah.

Penyakit Campak Dan Pencegahannya


=====================================

>>> Propolis Melia Nature Untuk Mengobati Penyakit Campak dan Penyakit Lainnya, Klik Detail Disini!
=====================================


This entry was posted in Penyakit Campak and tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *